Wednesday, June 24, 2009

Kantor baru, suasana baru

Setelah beberapa saat menjadi pengacara, pengangguran banyak acara, bosan juga glinding-glinding di rumah sambil mencoba apply kerjaan sebanyak-banyaknya via JobStreet. Idenya adalah tembak sebanyak-banyaknya supaya dipanggil test dan interview banyak, kemudian pilih yang paling sreg. Singkat cerita, aku mulai kerja sebagai web developer di SwitchLab, perusahaan di daerah Sudirman yang berhubungan dengan research and development untuk mobile phone di UK. Aku masuk team web, bagian porting, dimana ternyata di Eropa ternyata kita bisa pindah operator mobile phone dengan tetap menggunakan nomor yang sama. Kalau dulu mengajar programming, sekarang praktek langsung. :)

Foto-foto di kantor baruGambar 1. Foto-foto di kantor baru

Suasana kantornya menarik, dimana meja-meja nya disusun seterbuka mungkin agar mudah berkomunikasi dengan teman. Hampir setiap orang di sana adalah programmer. Jam masuk nya fleksibel, dimana telat masuk itu jam 12:30 siang, tapi jam kerja tetap 9 jam setiap hari. Sepanjang jam kerja, kita boleh mondar-mandir mengobrol dengan teman, membuat teh/kopi/susu, browsing, baca majalah, main gitar, glinding-glinding kalau mau :), dengan asumsi setiap orang bisa mengatur waktunya sendiri dan target yang diberikan selesai sesuai jadwal.

Pekerjaan yang dilakukan tiap hari cukup fun, karena sesuai dengan hobi. Kalau dicari-cari apa kendalanya bekerja di SwitchLab, cuma masalah jarak yang jauh dari Cibubur, dan kantor nya termasuk daerah 3 in 1. Tapi karena ikut antar jemput, la la la deh :P. Sekarang ini aku sudah lewat masa percobaan, dan semoga segala sesuatunya ke depannya lancar-lancar saja. ^_^

Sunday, March 1, 2009

Rapat kerja 2009 CCIT ke Anyer, see you guys later and wish you all the best... :)

Di akhir bulan Februari, CCIT mengadakan rapat kerja [raker] di Anyer untuk sharing apa saja yang sudah dicapai di tahun lalu, menentukan visi dan misi ke depan, dan juga saling silaturahmi antar staf CCIT agar semakin akrab. Semua staff CCIT ikut serta, kecuali pak Tri yang sedang menunggu istrinya melahirkan. Semoga sukses operasinya ya, pak Tri :). Raker kali ini juga merupakan "hari kerja resmi" terakhir untuk Vincent, mbak Ayu, dan juga aku, yang kebetulan bersama-sama memutuskan untuk resign di akhir semester ini. Jadi raker ini akan jadi kenang2an terakhir selama masa kerja di CCIT, akan seru sepertinya :).

Hari pertama, staff CCIT berkumpul jam 7 pagi di depan Engineering Center. Ternyata keberangkatan dibagi 2. Ada yang setengah 8 dengan mobil CCIT, dan ada yang lebih siang dengan mobil pinjaman dari Fakultas Teknik. Aku ikut kelompok yang berangkat lebih awal. Ntah gimana cara, barang yang sekian banyak plus penumpang-penumpangnya bisa muat masuk ke mobil CCIT. Di-compress zip atau rar maksimum mungkin? Asal tidak CRC error aja :P. Kemudian paket zip tersebut dikirimkan ke Anyer, yang perjalanannya memakan waktu hampir 3 jam-an. Sambil berjalan sambil mengobrol, nyemil, dan juga narsis foto2 tentunya ;).

Penginapan yang dipesan untuk raker adalah hotel Mambruk di Anyer. Setibanya di sana, kita istirahat dan jalan-jalan melihat pemandangan sambil menunggu kelompok ke-2 datang. Penginapannya luas, terdiri dari banyak cottage, dipisahkan oleh pantai yang luas. Anginnya cukup kencang, senang melihat ombak di pantai. Beberapa lama setelahnya, kelompok ke-2 pun tiba, dan kunci cottage pun dibagikan. Aku se-cottage dengan Vincent, mas Emil, mbak Pidie dan mbak Enny. Setelah beres-beres barang di kamar, kita lunch di pinggir pantai. ^_^

Mengatur rencana untuk game tebak gambarGambar 1. Mengatur rencana untuk game tebak gambar

Perut sudah kenyang, waktunya rapat. Rapatnya berlangsung sampai malam, yang isinya adalah paparan pencapaian dari setiap bidang dalam CCIT. Setelah makan malam, kita kembali lagi ke ruang rapat, namun di sana kita dibagi menjadi 2 kelompok, dan bermain game tebak gambar. Game nya somewhat lucu dan seru, karena gambar-gambar nya terkadang "abstrak", ditambah lagi gangguan dari tim lawan :P. Akhir dari game, yang penting bukan menang kalahnya, tetapi dibahas dari sisi teamwork. Mungkin terdengar lucu, tapi dari bermain game tersebut, kita jadi saling mengobrol dan bercanda, walaupun kadang kala kita agak jarang berbicara dengan orang tersebut di hari-hari kerja, sehingga kita menjadi lebih akrab antara satu dengan yang lainnya. Thank you untuk mbak Pidie dan mbak Emma yang sudah merencanakan dan mengatur jalannya game ini. ^_^

Selesai "rapat", kita kembali ke cottage masing-masing, waktu bebas. Ada acara barbecue juga, tapi sayangnya seafood, jadi aku tidak bisa ikutan :P. Setelah itu, aku dan Vincent mencoba meracuni para staff CCIT yang kebetulan sedang berkumpul di 1 cottage dengan kartu Uno. Dan entah gimana cara, banyak yang keracunan, dan mainnya ramai-ramai XD. Puas bermain, kita pun kembali ke cottage masing-masing dan tidur.

Main air di pagi hariGambar 2. Main air di pagi hari

Hari kedua adalah hari senang-senang. Setelah sarapan, kabarnya siang hari ada games di kolam renang. Sambil menunggu, beberapa orang termasuk aku berenang dahulu. Ceritanya sih supaya kenal medan main, padahal bentuk kolam ya gitu-gitu aja >_>. Games-games nya cukup menarik, ada games ban seluncur dimana kita menduduki ban dan menelusuri tali untuk menyeberang kolam, tarik tambang dalam air, mencari koin dalam air, gebuk bantal di atas ban, dan kuras air laut dimana kita harus berlari-lari mengambil air laut dan memerasnya ke ember [asli capek banget, dan ada yang curang ngiket baju jadi ember XD]. Setelah games di kolam sebentar, juga sempat bermain banana boat di laut, naik perahu berbentuk pisang ditarik oleh perahu boat sampai terbalik-balik layaknya rodeo. Seru banget main-mainnya, sekaligus juga menguras energi. Ditambah lagi lupa pakai sunblock yang artinya besok-besok akan jadi ayam kupas kulit :P. Oh well, fun nya lebih koq dibandingkan capeknya. ^_^

Gebuk bantal, pak Aries vs pak RizaGambar 3. Gebuk bantal, pak Aries vs pak Riza

Puas bermain-main, kita beres-beres barang, mandi, dan memakai baju seragam hijau raker untuk foto-foto. Barulah setelahnya kita lunch, dan juga ada pesan kesan dari beberapa faculty yang mau kabur *mata menghindar* dan juga pesan dan kesan dari pak Aries. Barulah setelahnya kita pulang, mampir ke suatu tempat untuk membeli buah-buahan untuk oleh-oleh [ketahuan aku ga bisa milih buah :P], dan tidur kecapekan sampai akhirnya kembali ke Engineering Center.

Jungkat-jungkit sisi kiri Jungkat-jungkit sisi kanan
Gambar 4. Jungkat-jungkit sisi kiri dan kanan

Staff CCIT nyaris komplitGambar 5. Staff CCIT nyaris komplit

Seru banget rakernya kali ini. Pastinya akan jadi kenang-kenangan yang tidak terlupakan. Sekaligus mohon maaf ke teman-teman staf dan juga para student karena aku mendadak kabur dari CCIT di pergantian semester ini. Semoga dengan raker ini, kita jadi semakin akrab satu dengan yang lainnya, dan semoga CCIT tetap jaya dan sukses. Sampai ketemu lagi ya di lain kesempatan. Wish you all the best. ^_^

Sunday, February 1, 2009

Akhirnya lulus juga! ^_^

Setelah sekian lama guling-guling Cibubur - Depok, CCIT - Fasilkom satu setengah tahun, akhirnya kelar juga kuliahnya. Tanggal 31 Januari kemarin akhirnya aku diwisuda di balairung UI. Tanggal 30 nya pas gladi resik di siang hari, terjadi adegan panas banget dimana kebanyakan dari kita memakai kemeja di dalam toga. Ga kebayang bagaimana aku akan lumer kalau ditambah lagi dengan orangtua wisudawan pas hari H nya. Setelah mendapatkan pokok permasalahan dan dilakukan percobaan, akhirnya dianalisa dan disimpulkan kalau pada hari H nya tidak akan ada yang tahu kalau aku cuma pakai kaos kutang di dalam toga supaya adem XD.

Di balairung UI, sebelum berbaris masuk ke dalamGambar 1. Di balairung UI, sebelum berbaris masuk ke dalam

Di hari H nya tanggal 31, kita diberikan undangan untuk 2 orangtua wisudawan, dimana aku mengajak si mama n Susan. Wisudawan kudu bangun pagi, karena sudah harus berbaris masuk jam 7 lewat, sebelum akhirnya kita masuk mengikuti acara wisuda di dalam balairung sampai jam setengah 12an, lama juga ya. Acaranya dimulai dengan penghargaan untuk doktor honoris causa yang ketika dibacakan riwayat hidupnya hebat banget dalam sastra, kemudian dilanjutkan wisuda magister, doktor dan profesi sambil diselingi pidato dan juga lagu dari paduan suara. Tidak seperti waktu S1, dimana aku agak terlambat datang ke acara wisuda dan akhirnya cuma ikut tepok2 tangan saja, wisuda kali ini aku [MIK] dan mbak Puspita [MTI], menjadi wakil wisudawan Fasilkom untuk maju ke depan untuk salaman dengan pak Rektor. Juga setelahnya kita sempat maju sekali lagi untuk perwakilan menerima sertifikat cum laude mewakili teman2 Fasilkom. Somehow, aku merasa senang karena bisa bikin bangga si mama dan Susan :).

Di aula Fasilkom UI, foto bersama pak Dekan, beberapa dosen, dan teman-temanGambar 2. Di aula Fasilkom UI, foto bersama pak Dekan, beberapa dosen, dan teman-teman

Setelah dari balairung, bersama2 teman Fasilkom kita berjalan ke Fasilkom untuk acara wisuda fakultas. Aku sempat panik karena diminta memberikan sambutan di acara tersebut, padahal kemarin dipesankan untuk memberi kesan dan pesan. Mana kemarin scriptnya sempat ketinggalan lagi di kantor, thank U buat mbak Ayu yang kirimin via email :). Walaupun dag dig dug pak Dekan-nya senyum2, syukurnya akhirnya semuanya berjalan lancar ^_^. Sempat juga diberi selamat dan medali yang benar-benar unik, dimana nama kita digrafir di medalinya :). Di akhir acara, kita pun foto2 untuk kenang-kenangan dan juga saling bersalaman dengan pak Dekan, para dosen, dan juga dengan teman2 wisudawan dan keluarga.

Foto bersama si mama. ^_^Gambar 3. Foto bersama si mama ^_^

Leganya sekarang sudah kelar kuliahnya, walaupun masih ada jurnal yang harus disubmit ke pembimbing akademis. Thank you banget buat semua pihak yang telah membantu selesainya kuliah dan thesis, sampai akhirnya lulus dan wisuda. Semoga ilmu yang telah kami pelajari akan berguna bagi banyak orang ke depannya. ^o^

Tuesday, June 3, 2008

Kuliah semester ini akhirnya lewat...

Wow... Satu bulan lagi sudah berlalu... ^^

Training DepHanKam di akhir April dan bulan Mei seru juga. Awalnya aku berpikir kalau trainingnya akan somewhat strict, atau pushup kalau tidak bisa menjawab pertanyaan, atau pengajar dihukum tembak kalau peserta training semuanya tidak mengerti yang diajarkan XD. Setelah mengajar di sana, jujurnya mereka sama sekali tidak sekaku dugaanku, melainkan terkesan normal, santai dan fun. Sebenarnya bahan pelajarannya agak sedikit, tetapi mereka cukup aktif bertanya sehingga suasana dalam kelas menjadi relatif seru dan waktunya jadi cukup pas. Aku mengajar 2 kali di sana mengenai anti virus dan dasar software networking, juga sekali menjaga ujian. Syukurnya respon dari mereka sejauh ini cukup positif. Dari training tersebut, segi positifnya untukku adalah bertambah pengalaman bagaimana menjelaskan kepada seseorang yang baru di dunia IT. Sedangkan segi negatifnya adalah harus meninggalkan kuliah ataupun mengajar di CCIT, juga harus bangun jam setengah 5 pagi agar tidak terkena macet di jalan :P. Overall, aku bersyukur mendapat kesempatan mengajar di DepHanKam.

Di CCIT sendiri, perkuliahan berlangsung normal. Ujian mahasiswa kali ini hasilnya cukup ok, dimana ujian perbaikan tidak banyak. Cuma sekarang ini sedang mengajar web service, yang entah kenapa menurutku modulnya tidak bagus dan sulit untuk diajarkan atau dimengerti dengan cepat. Sempat juga ada mahasiswa kelasku yang ulang tahunnya 'dirayakan' bersama-sama di kelas, Arif Setiawan dan juga Royamin. Happy birthday ya. ^_^

Ultah ArifGambar 1. Foto2 di kelas ketika ultah Arif

Selain mengajar, para faculty juga sempat membuat modul VB.NET untuk training DepHanKam lagi nantinya. Aku kebagian bagian dasar OOP dan instalasi. Kebetulan aku menyukai dasar OOP, dimana harus menjelaskan mengenai apa itu class, object, serta sifat-sifat bahasa pemrograman berorientasi objek. Pembuatan modul pun terasa cukup fun.

Sedikit leganya, semester ini di MIK akhirnya lewat juga. Dari 3 mata kuliah yang kuambil, 2 mata kuliah Machine Learning dan Advanced Soft Computing tidak ada ujian, digantikan dengan presentasi projek dan membuat paper yang nantinya harus dipresentasikan di seminar nasional. Sedangkan 1 mata kuliah lagi Computational Logic midtestnya lumayan, walaupun tidak cukup untuk nilai A. Tetapi masih ada kesempatan untuk memperbaiki dimana ibu-nya merequest menulis ulang jawaban ujian midtestnya, ditambah ujian kedua take home. Semuanya sudah disubmit, tinggal menunggu nilai yang keluar nanti sambil berdoa.

Tambahan buat iseng-iseng saja. Ada satu game yang kebetulan didapat ketika browsing di Internet. Namanya "Eets: Hunger. It's emotional". Gamenya bergenre puzzle. Dimana ada suatu makhluk lucu yang harus kita arahkan untuk mengambil potongan puzzle untuk menyelesaikan stage. Cara mengarahkannya adalah dengan memberi makanan yang sesuai atau dengan bantuan alat-alat lucu lainnya. Animasinya bagus dan puzzlenya cukup seru. Cobain deh... ;)
Download link: http://bwtanak.blogspot.com/2008/04/eets.html

Akhir cerita, semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... semoga nilainya bagus... Ctrl + C... Ctrl + V... Ctrl + V... Ctrl + V... Ctrl + V... ^_^

Tuesday, April 22, 2008

I'm still alive...

Wii, sudah lama tidak post, jadi laporan singkat aja. Bulan Maret April ini banyak kejadian, sekaligus sibuk banget. Berikut beberapa hal yang kuingat sementara ini.

Kehidupan kuliah MIK, sedang musim presentasi dan ujian. Mulai ujian Machine Learning dan juga 3 presentasi projeknya. Syukurnya ujian dan 2 presentasi sudah berlalu dan cukup lancar, semoga yang ketiga minggu depan juga lancar-lancar saja. Minggu lalu juga ujian Computational Logic, dimana aku hanya dapat mengerjakan sekitar 2/3 dari seluruh soal midtest. Semoga ibunya berbaik hati dan tidak menggunakan distribusi mutlak dalam penilaian :).

Sementara itu, keadaan di kantor juga cukup seru. Baru saja lewat presentasi ISAS [Information Search and Analysis Skill] mahasiswa, dimana sekarang para faculty sedang dikejar-kejar mbak Pidie untuk menyetor nilai XD. Juga sedang berlangsung training DepHanKam, dengan tujuan melatih para tentara untuk pengetahuan IT. Para faculty membuat modulnya sekitar bulan Maret lalu, sedangkan pelatihannya dimulai sekitar bulan April awal sampai Juni nanti. Aku sendiri mendapat 4 kali giliran mengajar, yaitu mengenai anti virus, jaringan dasar 2 kali, dan terakhir menjaga ujian. Entah kenapa yang terbayang akan serius semua wajah pesertanya, tapi kita lihat saja nanti tanggal 28 April di training pertamaku :).

Di rumah, kehidupan berlangsung cukup normal. Sempat ingin main Playstation 2 lagi, tetapi ditunda dulu sementara karena masih sibuk-sibuknya. Sama komputerku koq akhir-akhir ini suka aneh ya, dimana tampilannya kadang suka menghilang sebagian. Sudah lama sekali tidak diinstall ulang mungkin, tapi sementara kita lihat dulu beberapa lama lagi. Sempat tertarik menginstall Windows Vista karena komputerku memang support, tapi aku takutnya tidak compatible dengan beberapa program yang aku gunakan. Kalau memang nanti akan diinstall ulang, mungkin aku akan mencoba menginstall Vista setelah membackup semua data.

Hubungan dengan Susan lancar-lancar saja. Selalu aku ingat yang biasa si Mama bilang, "Kalau sedang makan, sendok dan garpu pasti sesekali beradu. Tetapi kalau tidak bersama, tidak bisa lanjut makan". Everything was and will work out fine. ^_^

Intinya, aku masih hidup dan beredar di sekitar Cibubur Depok Jakarta. Masih banyak yang harus dikerjakan, tetapi seseorang sempat mengatakan kalau rasa takut harus dihadapi, kalau tidak kita tidak akan pernah tahu hasilnya ;). Jadi ya kita jalani saja sebaik mungkin dan berdoa supaya hasilnya ocre nanti. Yeah!

Wednesday, February 6, 2008

Special month for me.

Tahun baru, Januari lagi, lalu sekarang Februari. Bulan Januari lalu adalah bulan yang sangat baik buat aku. Minimal ada 3 special event yang terjadi. Berikut laporan singkatnya... :)
  1. Di awal bulan Januari, walaupun sempat tanggal keluarnya bergeser beberapa kali, nilai kuliahku di Magister Ilmu Komputer akhirnya keluar juga. Sementara IP kumulatif dari keempat mata kuliah yang aku ambil di semester 1 lalu masih cukup sehat nilainya. Semoga tetap bisa dipertahankan sampai akhir kuliah nanti.

  2. Event kedua. Di sekitar tengah bulan ada special event dengan Susan, teman sekolahku sejak [TK?] SD, SMP dan SMU Karunia, tetapi baru benar-benar jadi teman dekat sekitar SMP 3. Seperti kata pepatah "A picture is worth a thousand words"...

    Me and Susan Gambar 1. Me and Susan

    Mohon doanya agar progressnya lancar-lancar saja. ^_^

  3. Dan event terakhir di akhir bulan, keluargaku pindahan rumah, yang letaknya beberapa kilometer dari rumahku yang sekarang. Jaraknya ke Jakarta ataupun Depok sebenarnya menjadi semakin jauh, tetapi lingkungannya enak dan design ruang rumahnya cukup menarik [my mom's].

    Dari pintu masuk Gambar 2. View pintu masuk
Itulah event-event yang terjadi di bulan Januari lalu. Semoga bulan-bulan selanjutnya bahkan lebih fun lagi. ^_^

Thursday, December 20, 2007

Pernikahan 'Om' Harun.

Minggu-minggu di tengah bulan Desember adalah minggu yang mengerikan, karena musim UAS [Ujian Amat Serius] di Fasilkom UI. Serunya, ada acara yang menarik di tengah-tengah hari ujian, Harun, teman baikku dari SD sampai SMU di Karunia dulu, menikah. Dia sudah menanyakan hal ini sejak jauh-jauh hari, jadi kalau ujian hasilnya tidak memuaskan, yang salah adalah aku karena tidak mengatur waktu dengan baik :).

Acara pernikahannya diadakan hari Minggu tanggal 16 Desember, aku dan Cokro, teman SMU Karunia juga, menjadi bestman-nya. Agar tidak terlambat, aku menginap di rumah Harun malam hari sebelumnya. Aku sempat menelpon sebelumnya dan terjadi dialog seperti ini:

F: "Apa saja yang perlu gw bawa?"
H: "Kemeja putih, jas lengkap, dasi nanti disiapkan, kaus kaki merah"
F: "Hah? Merah? Gw ga punya"
H: "Iya, jadi nanti U pake itu, masuk ruangan, trus U sebar bunga kiri kanan"
F: "... Oh gitu... Duh, baju balet lupa lagi gw taro mana"
H: "Oh iya, gw lupa siapin baju balet buat Cokro... Halah, kaus kaki hitam aja lah. Tadi Cokro juga nanya hal yang sama. Sebenarnya yang married siapa sih, koq U orang yang sibuk nyari baju" [sambil tertawa-tawa]

Jujur kelihatannya Harun sangat lelah mengurus segala sesuatunya untuk pernikahan besok. Sebisa mungkin disupport dukungan moral.

Pagi hari di hari H, pasukan wedding organizer [WO] datang untuk mengatur jadwal dan merekam adegan. Cokro juga sudah datang. Setelah berpakaian lengkap, kita berangkat menjemput calon istrinya, ke rumah Novi. Adegan rekamannya ketika ingin berangkat dilakukan sambil bercanda-canda, dimulai dari bestman berderet, bersalam-salaman dan sempat bilang "Lapor, semua aman Pak", lalu menemani dia ke mobil, membukakan pintu, sambil bergaya keren dulu di jendela dan kemudian melambai-lambai tangan. Fun XD.

Sampai di rumah Novi, aku dan Cokro menunggu Harun menjemput Novi, kemudian kembali lagi ke rumah Harun, dan berangkat ke hotel Ritz-Carlton di Mega Kuningan. Setiap acara keberangkatan serupa dengan acara keberangkatan sebelumnya, diiringi dengan lambaian tangan keluarga. Novi dengan baju pengantinnya terlihat anggun. Bridesmaidnya, Yuwana dan Yuliana, terlihat cantik dan sepertinya cukup narsis juga XD. Walaupun ketika mendengar Novi mulai didandani mulai dari jam 2 pagi, rasanya mengerikan juga. Ada sedikit rasa syukur kalau kami cowok :P.

Di hotel siang hari, acaranya adalah upacara minum teh, dilanjutkan pemberkatan di Gereja. Satu bagian yang sangat menyentuh buatku, ketika Harun dan Novi mengucapkan terima kasih ke orang tuanya. Benar-benar tidak terbayang bagaimana perasaan mereka saat itu... Pemberkatan diakhiri dengan foto bersama dan pengucapan selamat.

Pengantin dan 'pengawalnya'Gambar 1. Pengantin dan 'pengawalnya'

Berikutnya adalah foto-foto di sekitar hotel. Bestman dan bridesmaid turut serta sesekali. Sempat bercanda "Anggap saja kami tidak ada" untuk beberapa pose yang 'menarik' XD.

Istirahat dahulu sekitar 2 jam di kamar yang disewa. Kamarnya keren sekali. Maklum, biasa tinggal di rumah normal, jadi sedikit norak :P. Sempat iseng mencoba-coba bermacam hal yang ada di kamar, dimulai dari melihat-lihat jacuzzi dengan TV LCD di depannya, lampu ruangan yang bisa diatur tingkat keterangannya, sampai dudukan toilet penuh tombol di sampingnya sehingga apapun bisa dilakukan dengan menekan tombol. Sempat bercanda "Toilet model gini, bisa betah gw boker tiap hari" XD.

Lalu sampailah di acara resepsi pernikahan di malam hari jam 7. Sebelum acaranya dimulai, aku merasa tidak tenang mengingat jumlah undangan sekitar 1800 orang. Sempat bercanda dengan Cokro, "Jadi nanti pas masuk U jalan sampai titik ini, trus hadap samping, gaya front double biceps ala Ade Rai" :P. Syukurlah ketika acara sebenarnya semua berjalan lancar.

Sedikit flashback, ketika Harun menelponku untuk menanyakan apakah aku bisa menjadi bestman, aku sempat bertanya, "Bestman itu kan yang bawa-bawa pedang ngikutin U ke mana-mana, kan?". Dia balas, "Ngaco U. Wah, kayanya gw musti mikir-mikir lagi deh" sambil bercanda. Nah, ketika acara potong kue, salah seorang WO bertanya siapa bestman yang ingin menyerahkan pedang samurai untuk potong kue, aku langsung mengajukan diri. Dan ketika acara potong kue dilakukan, sepertinya Harun sempat kaget melihat pedang itu dan kita tertawa-tawa saja mengingat hal tersebut.

Masalahnya, setelah potong kue, ada acara first dance. Harun dan Novi berdansa, tetapi karena yang lain pada awalnya tidak turut berdansa, bestman dan bridesmaid juga diminta berdansa. Gawat... Beneran aku tidak bisa dansa. Sorry banget buat Yuliana kalau kita cuma berputar-putar tidak jelas atau terinjak roknya -_-. Vina, adikku, sempat berkomentar di akhir acara, "Ketahuan tidak bisa dansa". *Zleb*, nancep >_>.

Lanjutan acaranya adalah ngobrol dengan tamu yang lain. Aku mengelompok dengan anak-anak dari sekolah Karunia sambil membantu tim dokumentasi mencari komentar dari teman-teman Harun. Seingatku yang muncul kemarin itu Cokro [sudah pasti], Susan, Handoko, Hindra, Anton Rusli, Anton Herman, Yulius, Loren, Melinda, Marco, dan Daisy. Serasa reuni kecil-kecilan ketika berbicara lagi dengan mereka.

Me, Loren, Melinda, Susan dan CokroGambar 2. Me, Loren, Melinda, Susan dan Cokro

Di akhir acara, sambil mengucapkan selamat sekali lagi sebelum pulang, aku 'menodong' Harun untuk mengirimkan foto-foto acara pernikahannya nanti. Nanti kalau dapat foto-fotonya, post ini aku update. Walaupun terasa melelahkan, tetapi acaranya cukup seru dan menambah pengalaman. Run, thank you banget buat mengajak aku mengikuti acara ini. Selamat sekali lagi untukmu dan Novi. Selamat menempuh hidup baru dan semoga berbahagia.

Sunday, December 9, 2007

Wisuda CCIT-FTUI.

Tanggal 1 Desember lalu, satu angkatan CEP-CCIT [CCIT] diwisuda. Acaranya di ruang K301 Fakultas Teknik UI, dihadiri wakil Dekan Teknik, semua staf CCIT dan juga wisudawan dan orang tuanya. Mulai acaranya sekitar jam 8, selesainya sekitar jam 12an.

Oh ya, hari itu staf CCIT mulai memakai seragam biru, yang nantinya akan dipakai mingguan di hari-hari kantor biasa. Bajunya ok ok saja, tetapi ada logo Makara [lambang UI] di atas saku baju, jadi ketahuan pegawai UI :P. Tapi secara umum, terlihat rapih karena semuanya berpakaian sama. Semuanya duduk berderet di sebelah kanan depan ruangan.

Sample seragam baruGambar 1. Sample seragam baru

Acara dimulai dengan pidato pembukaan oleh Ibu Bondan, direktur CCIT dan wakil Dekan Teknik. Diikuti dengan selingan acara tarian dari sanggar tari X [lupa namanya :P], ucapan terima kasih untuk pengajar, dan nyanyian dan permainan keyboard dari student CCIT, Marina dan Prima. Suaranya bagus-bagus.

Setelah itu barulah acara utamanya, yaitu pembagian ijazah kelulusan dimana setiap student dipanggil namanya satu per satu, diiringi paduan suara lagu "Gaudeamus Igitur". Tergantung dari tepuk tangan yang didapat ketika mahasiswa dipanggil namanya, dapat dianalisa siapa biang-biang di kelasnya masing-masing :P. Banyak gaya yang aneh aneh ketika mereka maju ke depan, mulai dari yang menggerakkan kedua tangannya ke atas mengajak teman-temannya untuk tepuk tangan, sampai ada yang memegang kamera merekam dirinya yang sedang berjalan ke depan sampai di panggung wisuda. Selamat buat Dwitya yang menjadi lulusan terbaik di angkatannya, dan good luck semuanya buat kelanjutan studinya.

Dwitya, lulusan terbaikGambar 2. Dwitya, lulusan terbaik

Acara setelah itu adalah makan siang dan foto-foto bersama. Dari suasana acara foto bersama, terlihat bahwa banyak mahasiswa yang narsis, juga facultynya :P. Berikut beberapa foto hasilnya.

Semua wisudawanGambar 3. Semua wisudawan


Bersama beberapa student kelaskuGambar 4. Bersama beberapa student kelasku


Mulai gaya-gaya anehGambar 5. Mulai gaya-gaya aneh

Selamat dan thank you buat Mbak Pidie, Pak Riza dan tim panitia student yang merencanakan dan me-manage acara wisuda ini. Sukses acaranya.

Saturday, November 17, 2007

Bulan-bulan yang mengerikan, sekaligus menyenangkan.

Setelah sekian lama, bisa tambah entry juga di blog ini. Aku belum share sebelumnya, kalau aku diterima masuk di Magister Ilmu Komputer UI [MIK] semester ganjil tahun ini. Jadi sekarang jadwal setiap harinya adalah kuliah sekaligus mengajar sebagai faculty di CEP-CCIT [CCIT]. Untungnya, jadwal MIK selalu berkisar di pagi hari sampai sore hari, plus mata kuliah yang kebetulan aku tertarik, jadwalnya tidak berpotongan dengan jam mengajar di CCIT. Keduanya menarik karena masing-masing mengandung hal yang baru untuk aku.

CCIT mulai menggunakan kurikulum baru semester ini, sehingga aku mulai mempelajari materi yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Aku menghandle 3 kelas quarter 5 dan 1 kelas baru quarter 1 [satu semester terdiri dari 2 quarter]. Awal quarter 1 banyak mempelajari office application, jadi secara umum mudah dipelajari. Ternyata banyak juga perintah di office yang tidak diketahui sebelumnya dan menjadi jauh lebih mengerti setelah membaca modulnya. Quarter 5 sedikit sulit materinya. Materi Linux di awal sudah pernah dipelajari sebelumnya. Tetapi materi Business Process dan SDLC berikutnya agak melelahkan karena full teori. Bayangkan menjelaskan 30 halaman yang sama setiap harinya ke 3 kelas yang berbeda. Sempat terlintas ide untuk direkam dan disebar kepada mahasiswa :P.

Di MIK, mata kuliah yang diambil secara umum tidak bermasalah dan progressnya baik. Terasa sedikit perbedaan dibandingkan waktu S1 dulu, dimana dulu aku termasuk mahasiswa yang santai-santai saja, tapi sekarang mencoba lebih serius. Pergaulannya menyenangkan, karena semua teman memiliki keseriusan belajar yang serupa. Beberapa mata pelajaran sering memiliki tugas, jadi aku cukup sering mampir ke lab karena situasinya terasa pas untuk belajar. Seringkali beberapa dialog harian biasa dihubungkan dengan mata-mata kuliah yang diambil, menjadi lelucon sehari-hari. Misalnya, apabila kita menemui sesuatu yang jawabannya tidak pasti, biasanya dijawab "Kan, Fuzzy. Jadi tidak pasti" [ref: Soft Computing, Fuzzy Logic]; atau ketika teman berkata bahwa tidak masuk karena meriang/demam, ditanya "Meriang itu kata dasarnya riang?" [ref: Text Processing, stemming] XD.

Akhir bulan Oktober kemarin sampai pertengahan bulan November ini agak hectic untuk CCIT dan MIK. Quarter 5 CCIT mulai masuk ke materi Business Process, dilanjutkan dengan ujian projek mahasiswa di sekitar minggu pertama November. Projek di CCIT adalah sekelompok mahasiswa membuat suatu program menggunakan programming language yang mereka pelajari quarter tersebut, yang nantinya dibuat makalahnya dan dipresentasikan di depan faculty penguji [bayangkan ujian skripsi, tapi scopenya lebih kecil]. Sebelum tanggal presentasi, mahasiswa akan banyak bertanya tentang coding projek agar bisa berjalan sempurna ketika dipresentasikan. Terkadang aku merasa bersalah ketika harus pergi kuliah MIK sehingga waktu mereka bertanya menjadi lebih sedikit. Tapi syukurnya teman-teman faculty tidak terlalu ganas dan hasil projeknya dikabarkan tidak ada yang terlalu 'bermasalah' :P.

MIK sendiri mulai sedikit mengerikan karena 2 bulan ini adalah jadwal ujian tengah semester. Kalau hari-hari biasa waktu habis untuk kuliah dan mengajar, weekend habis untuk mengerjakan tugas dan belajar ujian. Dari 4 mata kuliah yang diambil, 3 memiliki ujian tengah semester dan 1 mengambil presentasi untuk nilai tengah semester. Syukurnya semuanya sudah berlalu. Diantara 4 mata kuliah tersebut, 3 diantaranya mungkin dapat diperkirakan nilai tengah semesternya. Semoga nilai perkiraan ini tetap stabil sampai akhir semester :).

Tambahan kejadian serunya, pada akhir bulan Oktober lalu aku ulang tahun. Dua kelas CCIT, kelas J dan U, mengadakan kejutan ulang tahun ketika aku masuk di kelas. Aku benar-benar kaget ketika 2 kali pintu dibuka dan mahasiswa masuk membawa kue. Salah satu mahasiswa, Arif, sempat bercanda "Jangan nangis, Kak" dan dijawab "Ngga, banyak asap" ;). Juga ada ucapan selamat yang ditandatangani beramai-ramai, di bagian atasnya ditempelkan foto aku yang diedit/ditambahkan tanduk di kepala [foto profile di blog ini]. Aku tahu siapa yang harus digigit karena mengambil dan mengedit foto tersebut :P. Thank you banget buat merayakannya, nanti "itu"-nya akan dipakai waktu mengajar. Semoga kedepannya aku bisa mengajar dengan lebih baik supaya mereka juga merasa enjoy diajar aku.

Itulah kurang lebih yang terjadi sebulan terakhir ini. Masih ada tugas MIK menumpuk dan projek CCIT berikutnya, tapi kita jalani saja sebaik-baiknya supaya tidak ada penyesalan karena tidak mencoba semaksimal mungkin. Yeah!

Tuesday, September 4, 2007

Rapat kerja 2007 CEP-CCIT di Cisarua.

Weekend lalu, tanggal 1 dan 2 September 2007, staff CEP-CCIT [CCIT], tempat aku mengajar sekarang, pergi ke Cisarua untuk rapat dan sekaligus refreshing, liburan sesaat sebelum masa-masa kuliah dimulai kembali. Rencananya adalah satu hari digunakan untuk rapat kerja, dan satu harinya lagi digunakan untuk refreshing. Berikut laporannya, gambar menyusul ;).

Aku sampai di depan Engineering Center sekitar jam setengah 8. Sudah ada bis kuning bertuliskan "Universitas Indonesia" menunggu di sana. Secara umum, hampir semua staf CCIT hadir. Mulai dari keluarga Bu Bondan, Pak Riza dan mbak Riska, mbak Enny dan mas Joko, mbak Lulu, mbak Ranti, mbak Sari, mbak Pidie, Vincent [VC], Refdi [Ref], mbak Ayu, mbak Emma, mas Elman, keluarga Pak Hamim dan tentu saja aku sendiri. Mas Emil dan Pak Sofyan sedang mengatur kiriman buku [courseware] dan baru akan menyusul di sore hari.

Bis mulai jalan sekitar jam 8 lewat. Mas Elman kebetulan ada masalah dengan bis kuning sehingga datang sedikit terlambat dan terlibat sedikit adegan action kejar-kejaran bis. Kejadian ini sepertinya didokumentasi oleh mbak Sari, nanti aku coba cari screenshotnya :).

Di perjalanan bus, kita dibagikan kotak makanan untuk sarapan. Sepanjang perjalanan, kita ngobrol dan bercanda, mulai dari ada yang mencoba jadi kenek atau pengamen dengan gitarnya, Ref yang kesepian karena mas Emil tidak ikut di bus, sampai masalah tempat duduk di belakang untuk 5 orang yang katanya sempit padahal ditempati 4 orang :P.

Syukurnya jalanan tidak terlalu macet dan berkat supir busnya niat [jalur kiri untuk darurat pun sikat], kita tiba di penginapan Cisarua Indah sekitar jam 10. Tempatnya cukup menarik, ada fasilitas ruang makan, ruang rapat, kolam renang dan cottage-cottagenya, udaranya masih segar dan pemandangannya masih hijau, jalan antar cottage masih naik turun ala puncak. Setiap cottage diatur ditempati 1 keluarga atau 4 orang. Aku kebagian di cottage nomor 6, sama VC, Ref dan mas Emil. Beneran loh, nomor 6 cottagenya :P. Ketika masuk ke dalam dan lihat-lihat kamar, ada 2 kamar. Satu kamar dengan 2 ranjang terpisah dan satu kamar lainnya dengan 1 ranjang besar. Aku dan VC memilih kamar dengan 2 ranjang dengan harapan Ref dan mas Emil bisa lebih enjoy XD. Setelah browsing ruangan dan beres-beres, sesuai jadwal kita masuk ke ruang rapat dan mendiskusikan 'sesuatu'.

Ketika jam makan siang, kita break dan antri menuju ruang makan. Sistemnya makanan berderet, antri dan ambil, seperti pesta perkawinan [lupa istilahnya apa]. Setelah makan sambil ngobrol, kita lanjut rapat diselingin coffee break dan makan sore. Mas Emil dan Pak Sofyan sampai di penginapan dengan kabar baik bahwa bukunya sudah sampai. Setelah itu kita masih lanjut rapat sebentar. Walaupun sebagian hasil rapat masih pending, kita lanjut acara bebas.

FunGambar 1. Fun Time

Setelah bersantai-santai sambil nonton TV di kamar, yang dilakukan sekitar jam 9 di malam hari adalah... berenang sama VC dan Ref. Setelah pemanasan dengan loncat-loncat ga jelas di kamar cottage atau lari-lari seputar meja makan, kita masuk ke kolam renang. D..di...dingin euy >_<. Sudah lama sekali tidak berenang, tapi syukurnya masih bisa dikit-dikit walaupun gaya yang digunakan benar-benar tidak jelas. Kita berenang bolak balik beberapa kali, main-main bebek karet, mencoba perosotan di sisi kolam renang, dan setelah bersin-bersin beberapa kali, kita balik mandi ke kamar cottage. Acara hari ini diakhiri dengan ngobrol bersama di kursi samping kolom renang sambil nyemil jagung bakar dan wedang jahe.

Bangun pagi sekitar jam 6. Setelah mengumpulkan sedikit nyawa, diajak berenang lagi sama VC. Aku dan Ref menyusul, ada Mbak Pidie, mbak Ayu dan mbak Emma juga di sana. Jujurnya aku pertama memperkirakan bahwa pagi-pagi airnya seharusnya hangat [tempat lain biasa begitu], tapi ternyata salah. Di tempat ini katanya airnya mengalir terus [bukan diputar], sehingga karena airnya selalu fresh, tetap dingin walaupun di pagi hari. Setelah VC dan aku berenang sambil menggigil beberapa lama, Ref tetap duduk di kursi samping kolam renang. Dengan niatan yang tidak baik, aku dan VC berencana 'mengajak' Ref turut serta berenang bersama. Sayangnya timing rencananya kurang tepat sehingga terjadi adegan kejar-kejaran singkat di sekitar kolam renang. Pada akhirnya, VC berhasil menangkap Ref, 'melucuti' bajunya dan dorong ke kolam :P. Mbak Sari juga turut berenang, sempat terpeleset masuk ke kolam renang XD.

Narsis abstrakGambar 2. Narsis abstrak ga jelas

Selesai berenang, mandi dan sarapan nasi goreng plus roti, kita ada jadwal photoshoot bersama dengan dress code baju putih dan celana jeans. Rencananya nanti mau dipajang di kantor ;). Lokasi shootingnya di jalan naik turun sekitar cottage. Mulai dari foto ramai-ramai ala foto keluarga, sampai foto-foto dengan gaya aneh seperti pipis bersama. Susah juga kalau bakat narsis, waktu terasa sangat cepat berlalu. Selesai sesi sekitar jam 10, kita beres-beres untuk check out hotel.

Pasukan CCITGambar 3. Pasukan CEP-CCIT


Yay!Gambar 4. Yay!

Target selanjutnya adalah taman Safari. Letaknya tidak terlalu jauh dari penginapan. Ketika ada penjaga tiket yang masuk untuk menghitung berapa orang yang ada di dalam bus kuning, dia bertanya "Ini mahasiswa semua?" dan dengan tanpa rasa berdosa kita jawab ya :P. Salah satu topik yang dibahas sambil menunggu mas Emil yang membeli karcis adalah apa yang dilakukan oleh Ref dan mas Emil semalam, dan juga apa yang mau dilakukan terhadap Ref di bagian singa atau macan nanti ^_^. Setelah itu, bus pun jalan memutar ke rute satwa bebas [tidak dikandang].

Ternyata perjalanannya jauh lebih menarik dari yang diperkirakan. Sepanjang rute, kita bolak balik berdiri lihat kiri kanan melihat hewan-hewan yang terkadang berdiri dekat dengan kaca bus. Ada yang terlihat lucu seperti kuda nil yang bulat, atau yang keren seperti tanduk sejenis rusa yang berbentuk spiral, atau yang mengerikan seperti singa yang berlari-lari sekitar bus. Juga muncul beberapa teori-teori aneh seperti kulit jerapah yang terlihat pecah-pecah ketika sudah besar karena tidak diberi lotion, elang gunung yang tetap berdiri di pohonnya walaupun tidak diikat karena digaji dan tetap komitmen untuk itu, sampai singa atau macan yang sedang tidur-tiduran santai karena sedang hari Minggu atau sedang ganti shift.

Selesai rute tersebut, bus pun parkir di dekat daerah dimana banyak stand untuk pertunjukan, permainan ataupun tempat makan. Kita berjalan menuju tempat makan, Safari Fried Chicken. Di sana, meja dideretkan panjang dan berbelok untuk pasukan CCIT. Selesai makan, ada acara bebas sekitar satu jam sebelum kita harus kumpul lagi di bus. Dalam prakteknya, kita tetap berkelompok dan mencoba beberapa jenis permainan seperti jet coaster atau bom-bom car. Meskipun cukup menyenangkan, rasanya agak kurang puas karena jet coasternya hanya berputar satu kali atau speed bom-bom carnya agak lamban. Kita juga sempat melihat-lihat toko souvenir. Seperti biasa, aku beli boneka lumba-lumba lagi untuk adikku. Sekitar jam 2, kita pun kembali ke tempat parkir bus.

Setelah semuanya kumpul, kita pun turun gunung. Kebanyakan dari kita tidur karena kelelahan. Sekitar 1 jam pertama, jalanan macet total. Tapi setelah itu, jalanan yang tadinya 2 arah dibatasi oleh polisi menjadi 1 arah untuk turun. Perjalanan berubah menjadi cepat. Kita kembali di Engineering Center sekitar jam 5 atau setengah 6.

Semua yang ikutGambar 5. Semua yang ikut

Berakhirlah rapat kerja dan refreshing kali ini. Ini benar-benar refreshing yang terakhir karena besoknya kelas sudah dimulai. Semoga semester depan semua berjalan lancar-lancar saja di CCIT.

Saturday, August 11, 2007

Ke Dufan euy.

Sekarang ini aku sedang bekerja sebagai faculty/pengajar di CEP-CCIT Fakultas Teknik UI Depok. Kemarin aku ambil cuti, karena beberapa mahasiswa [student] berencana jalan-jalan sama-sama ke Dunia Fantasi [Dufan]. Ternyata seru juga setelah sekian lama tidak ke sana. Buat kenang-kenangan, aku masukkan ke blog ini.

Aku sampai di Kantek, Kantin Teknik, sekitar jam 8.30. Beberapa student sudah muncul, ngobrol dan makan-makan. Kebanyakan dari kita bawa tas berisi bekal minum atau makan, karena konon kabarnya barang-barang tersebut harganya mahal banget di Dufan. Lalu setelah semuanya kumpul dan siap, kita berangkat menuju Ancol dengan 1 mobil dan beberapa motor. Total 10 orang termasuk aku sendiri. Kalau diabsen, yang naik motor: Iqbal & Rio, Rosian & Adi, Soebarkah & Wendri. Lalu yang di mobil ada Nindhie, Deswitha dan Karina, plus aku sebagai supir [siapa kenek? :P]. Jalan ternyata agak macet, mobilnya sampai sekitar jam 11-an kurang di Ancol. Janjian ketemunya di gerbang utama. Tapi sempat nyasar waktu cari gerbang utamanya, soalnya kita masuk dari gerbang samping [timur kalau tidak salah].

Setelah kumpul semua dan beres-beres, kita sempat jalan-jalan sebentar. Loket tiket Dufan buka jam setengah 2, jadi rencananya kita beli tiket setelah sholat Jumat. Sementara menunggu beberapa orang sholat Jumat, kita cari cemilan, dan akhirnya makan A&W di tepi pantai. Suasananya asyik. Duduk di tepi pantai sambil nyemil dan ngobrol-ngobrol. Anginnya ok plus pemandangannya bagus. Lalu sekitar jam 1-an, sebelum kita benar-benar keasyikan sampai ketiduran, kita jalan balik ke tempat beli tiket.

Di sana kita kumpul semua lagi. Tempat jual tiketnya dibuka dan langsung diserbu massa ramai banget. Jujur sudah lama sekali tidak ke Dufan. Agak kaget juga melihat tempat jual tiketnya yang dulu seperti box kayu tempat bayar parkir mobil, sekarang sudah seperti tempat beli tiket bioskop yang dengan kaca dan mikrofon itu. Dulu masih ada tipe-tipe karcis yang terusan itu, tapi sekarang sudah tidak ada. Setelah kumpulkan uang, antri [aku dan Adi jadi calo] dan dapat tiket, kita masuk ke Dufan.

Wahana pertama yang kita datangi adalah... Toilet :P. Setelah puas, baru kita cari wahana lain. Setelah ngobrol bentar, diputuskan pertama kita naik Halilintar.

Halilintar
Gambar 1. Halilintar

Antrinya sempat macet karena Halilintar-nya masih dalam tes awal, keretanya diputar beberapa kali dulu sebelum penumpang pertama naik. Pas naik, aku duduk di sebelah Iqbal. Jujur awalnya tidak rencana teriak. Tapi karena kebanyakan penumpang lain teriak dan situasinya mendukung, aku ikutan teriak-teriak [masih tidak mau ngaku]. Tapi jujurnya, teriak-teriak asyik juga. Soalnya biasa di kantor kan musti formal, jaga image, etc, sedangkan di sini asyik-asyik aja.

Wendri menganjurkan kalau kita musti coba naik Kicir-kicir dan Tornado karena lebih seru lagi katanya. Kicir-kicir, yang modelnya seperti cakar/tangan robot, diputar-putar. Seingat aku wahana ini belum ada ketika terakhir kali aku ke sini. Pertama-kali melihat, aku bengong ternganga melihat kursi yang diputar-putar dengan kemiringan 90 derajat, ditambah lagi kursi yang menempel pada sumbu-sumbunya juga bebas terputar-putar. Adi dan Deswitha memutuskan tidak ikut serta karena terlihat mengerikan. Iqbal membawa handycam, jadi Adi memegang handycam dan merekam waktu kita bermain.

Kicir-kicir
Gambar 2. Kicir-kicir

Setelah menitipkan tas, kita antri. Ngerinya, ketika kita antri, mendadak ada suara sesuatu di dekat kita, terjatuh dari atas. Ternyata ada jepitan rambut yang terpental akibat putaran wahana tersebut di atas. Tambah ngeri beneran -_-. Ketika kita naik, aku masih pakai kacamata karena memang kacamataku menjepit cukup kencang, jadi aku cuek-cuek saja. Tapi ternyata selagi seru diputar-putar di atas sambil teriak-teriak, terasa kacamata mulai ngambang. Celaka. Di akhir wahana, kacamatanya aku pegang di tangan. Pelajaran barusan, tidak semua wahana perlu pengelihatan yang jelas. Mendingan melihat tidak jelas sedikit waktu naik wahana, dibandingkan melihat jelas setengah wahana dan tidak jelas sampai akhir hari :P. Secara umum, Kicir-kicir ini seru dan fun, tapi sebaiknya jangan setelah makan.

Wahana yang paling baru di Dufan adalah Tornado. Kita menuju ke sana selanjutnya. Sama ketika melihat kicir-kicir pertama kali, aku juga bengong serupa melihat yang ini. Kalau dibayangkan sekilas, kita duduk di sederet kursi, kemudian seperti jemuran dibilas dengan semprotan air sambil diputar-putar vertikal sampai 900 derajat putaran lebih supaya kotoran hilang. Coba lihat video di YouTube tentang Tornado ini: video 1 dan video 2.

Tornado
Gambar 3. Tornado

Iqbal sempat mengukur lamanya, ternyata 1 sesi menghabiskan waktu sekitar 3 menit lebih. Untuk yang ini, Iqbal, Rio dan Rosian memilih tidak ikut dan merekam dari bawah. Dari pengalaman sebelumnya, aku menitipkan kacamata dalam tas kepada mereka. Setelah antri panjang dan naik, ternyata memang seru. Walaupun pas giliran kita airnya sedang habis [tidak ada semprotan air], tapi rasanya tetap asyik. Jujurnya sih, yang sebelumnya, Kicir-kicir, terasa lebih diputar-putar daripada yang ini. Tapi yang ini terasa lebih fun.

Selesai diputar-putar, akhirnya kita makan juga. Dibahas sedikit, diputuskan kita makan di McD. Ramai sekali, sampai kita susah cari tempat duduk. Tidak terbayang jika kita datang ketika hari libur [pasti lebih ramai lagi]. Perut kenyang, kita siap putar-putar lagi.

Setelah mampir ke Musholla untuk sholat, kita lanjut naik Bom-bom car. Sebelum mulai, kita bercanda mengenai siapa yang diincar :P. Asyik dan entah mengapa, 3 menit itu terasa cepat sekali waktu bermain.

Kemudian kita masuk ke Arung Jeram, sejenis perahu berbentuk lingkaran melalui sungai yang deras. Benar-benar malang, entah kenapa kita tersiram cukup banyak. Aku sendiri merata basah seluruh celana, baju sih aman karena pakai jaket kedap air. Lucunya ketika naik itu, kita repot mengangkat tas agar tidak basah XD. Tanggung basah sekalian, lanjut Niagara yang kebetulan agak sepi. Kalau waktu Arung Jeram bagian bawah yang basah, sekarang naik Niagara, bagian atas yang basah akibat luncuran terakhir menuju air [masuk ke mulut pula karena teriak :P]. Sekitar wahana ini, aku merasa suara aku sudah habis / serak-serak karena teriak-teriak dari tadi.

Bingung mau naik apa, kita tertarik mencoba Alap-alap [sejenis jet coaster] yang kabarnya Roy [student lain] naiki 19 putaran. Seingat aku biasanya diputar sekitar 3 putaran, tapi karena sudah malam dan agak sepi, kita diputar 5/6 putaran. Walaupun tidak seekstrim Halilintar, ternyata ada sekitar dua belokan yang cukup parah, dan akhirnya jadi teriak-teriak juga biar seru.

Karena sudah hampir jam setengah 8 dan Dufan tutup jam 8, terakhir kita naik Bianglala untuk lihat-lihat pemandangan. Baru tahu juga bahwa Iqbal dan Rosian ada sedikit phobia ketinggian. Walaupun begitu, sambil kita ngobrol, Iqbal merekam pemandangan yang terlihat dari atas, lampu-lampu wahana lain di Dufan, juga pemandangan kota sekitar. Nanti kalau dapat gambarnya aku edit post ini.

Setelah selesai, Dufan sudah mau tutup. Kita mengunjungi wahana terakhir yang sama dengan pertama tadi, yaitu Toilet. Sambil menunggu, kita melihat-lihat hasil rekaman handycam tadi. Nanti aku akan minta copy video yang direkam Iqbal itu untuk kenang-kenangan.

Ketika menuju tempat parkir, ada beberapa penjual bando bertanduk merah menyala yang pernah dipakai Nindhie/Karina dulu di kelas. Setelah konsultasi harga, akhirnya dibeli juga. Rencananya sih buat adikku, walaupun sempat terbayang juga apa jadinya kalau aku masuk kelas pakai itu :P. Kita juga sempat diajak Deswitha mampir ke toko merchandise buat oleh-oleh, sekalian beli boneka lumba-lumba buat tambahin koleksi adikku.

Selesailah kunjungan ke Dufan kali ini. Ternyata walaupun suara habis teriak-teriak dan capek, seru dan asyik pergi ramai-ramai seperti ini. Thank you banget buat semua yang ikut main-main dan sampai ketemu lagi semester depan.

Tuesday, June 19, 2007

First post.

Post pertama dalam blog ini. Aku ada account yang lama, tapi sudah menghilang karena tidak digunakan untuk beberapa... tahun :P. Ketika aku coba masukkan detail yang lama dan merge ke account Google yang baru, ternyata tidak bisa walaupun dicoba berkali-kali. Jadi, inilah blogku yang baru.

MyselfGambar 1. Myself

Nanti aku tulis hal-hal random yang menarik yang terjadi di sekitarku, tidak tentu berapa lama sekali, benar-benar random ^_^.