Showing posts with label liburan. Show all posts
Showing posts with label liburan. Show all posts

Sunday, March 1, 2009

Rapat kerja 2009 CCIT ke Anyer, see you guys later and wish you all the best... :)

Di akhir bulan Februari, CCIT mengadakan rapat kerja [raker] di Anyer untuk sharing apa saja yang sudah dicapai di tahun lalu, menentukan visi dan misi ke depan, dan juga saling silaturahmi antar staf CCIT agar semakin akrab. Semua staff CCIT ikut serta, kecuali pak Tri yang sedang menunggu istrinya melahirkan. Semoga sukses operasinya ya, pak Tri :). Raker kali ini juga merupakan "hari kerja resmi" terakhir untuk Vincent, mbak Ayu, dan juga aku, yang kebetulan bersama-sama memutuskan untuk resign di akhir semester ini. Jadi raker ini akan jadi kenang2an terakhir selama masa kerja di CCIT, akan seru sepertinya :).

Hari pertama, staff CCIT berkumpul jam 7 pagi di depan Engineering Center. Ternyata keberangkatan dibagi 2. Ada yang setengah 8 dengan mobil CCIT, dan ada yang lebih siang dengan mobil pinjaman dari Fakultas Teknik. Aku ikut kelompok yang berangkat lebih awal. Ntah gimana cara, barang yang sekian banyak plus penumpang-penumpangnya bisa muat masuk ke mobil CCIT. Di-compress zip atau rar maksimum mungkin? Asal tidak CRC error aja :P. Kemudian paket zip tersebut dikirimkan ke Anyer, yang perjalanannya memakan waktu hampir 3 jam-an. Sambil berjalan sambil mengobrol, nyemil, dan juga narsis foto2 tentunya ;).

Penginapan yang dipesan untuk raker adalah hotel Mambruk di Anyer. Setibanya di sana, kita istirahat dan jalan-jalan melihat pemandangan sambil menunggu kelompok ke-2 datang. Penginapannya luas, terdiri dari banyak cottage, dipisahkan oleh pantai yang luas. Anginnya cukup kencang, senang melihat ombak di pantai. Beberapa lama setelahnya, kelompok ke-2 pun tiba, dan kunci cottage pun dibagikan. Aku se-cottage dengan Vincent, mas Emil, mbak Pidie dan mbak Enny. Setelah beres-beres barang di kamar, kita lunch di pinggir pantai. ^_^

Mengatur rencana untuk game tebak gambarGambar 1. Mengatur rencana untuk game tebak gambar

Perut sudah kenyang, waktunya rapat. Rapatnya berlangsung sampai malam, yang isinya adalah paparan pencapaian dari setiap bidang dalam CCIT. Setelah makan malam, kita kembali lagi ke ruang rapat, namun di sana kita dibagi menjadi 2 kelompok, dan bermain game tebak gambar. Game nya somewhat lucu dan seru, karena gambar-gambar nya terkadang "abstrak", ditambah lagi gangguan dari tim lawan :P. Akhir dari game, yang penting bukan menang kalahnya, tetapi dibahas dari sisi teamwork. Mungkin terdengar lucu, tapi dari bermain game tersebut, kita jadi saling mengobrol dan bercanda, walaupun kadang kala kita agak jarang berbicara dengan orang tersebut di hari-hari kerja, sehingga kita menjadi lebih akrab antara satu dengan yang lainnya. Thank you untuk mbak Pidie dan mbak Emma yang sudah merencanakan dan mengatur jalannya game ini. ^_^

Selesai "rapat", kita kembali ke cottage masing-masing, waktu bebas. Ada acara barbecue juga, tapi sayangnya seafood, jadi aku tidak bisa ikutan :P. Setelah itu, aku dan Vincent mencoba meracuni para staff CCIT yang kebetulan sedang berkumpul di 1 cottage dengan kartu Uno. Dan entah gimana cara, banyak yang keracunan, dan mainnya ramai-ramai XD. Puas bermain, kita pun kembali ke cottage masing-masing dan tidur.

Main air di pagi hariGambar 2. Main air di pagi hari

Hari kedua adalah hari senang-senang. Setelah sarapan, kabarnya siang hari ada games di kolam renang. Sambil menunggu, beberapa orang termasuk aku berenang dahulu. Ceritanya sih supaya kenal medan main, padahal bentuk kolam ya gitu-gitu aja >_>. Games-games nya cukup menarik, ada games ban seluncur dimana kita menduduki ban dan menelusuri tali untuk menyeberang kolam, tarik tambang dalam air, mencari koin dalam air, gebuk bantal di atas ban, dan kuras air laut dimana kita harus berlari-lari mengambil air laut dan memerasnya ke ember [asli capek banget, dan ada yang curang ngiket baju jadi ember XD]. Setelah games di kolam sebentar, juga sempat bermain banana boat di laut, naik perahu berbentuk pisang ditarik oleh perahu boat sampai terbalik-balik layaknya rodeo. Seru banget main-mainnya, sekaligus juga menguras energi. Ditambah lagi lupa pakai sunblock yang artinya besok-besok akan jadi ayam kupas kulit :P. Oh well, fun nya lebih koq dibandingkan capeknya. ^_^

Gebuk bantal, pak Aries vs pak RizaGambar 3. Gebuk bantal, pak Aries vs pak Riza

Puas bermain-main, kita beres-beres barang, mandi, dan memakai baju seragam hijau raker untuk foto-foto. Barulah setelahnya kita lunch, dan juga ada pesan kesan dari beberapa faculty yang mau kabur *mata menghindar* dan juga pesan dan kesan dari pak Aries. Barulah setelahnya kita pulang, mampir ke suatu tempat untuk membeli buah-buahan untuk oleh-oleh [ketahuan aku ga bisa milih buah :P], dan tidur kecapekan sampai akhirnya kembali ke Engineering Center.

Jungkat-jungkit sisi kiri Jungkat-jungkit sisi kanan
Gambar 4. Jungkat-jungkit sisi kiri dan kanan

Staff CCIT nyaris komplitGambar 5. Staff CCIT nyaris komplit

Seru banget rakernya kali ini. Pastinya akan jadi kenang-kenangan yang tidak terlupakan. Sekaligus mohon maaf ke teman-teman staf dan juga para student karena aku mendadak kabur dari CCIT di pergantian semester ini. Semoga dengan raker ini, kita jadi semakin akrab satu dengan yang lainnya, dan semoga CCIT tetap jaya dan sukses. Sampai ketemu lagi ya di lain kesempatan. Wish you all the best. ^_^

Tuesday, September 4, 2007

Rapat kerja 2007 CEP-CCIT di Cisarua.

Weekend lalu, tanggal 1 dan 2 September 2007, staff CEP-CCIT [CCIT], tempat aku mengajar sekarang, pergi ke Cisarua untuk rapat dan sekaligus refreshing, liburan sesaat sebelum masa-masa kuliah dimulai kembali. Rencananya adalah satu hari digunakan untuk rapat kerja, dan satu harinya lagi digunakan untuk refreshing. Berikut laporannya, gambar menyusul ;).

Aku sampai di depan Engineering Center sekitar jam setengah 8. Sudah ada bis kuning bertuliskan "Universitas Indonesia" menunggu di sana. Secara umum, hampir semua staf CCIT hadir. Mulai dari keluarga Bu Bondan, Pak Riza dan mbak Riska, mbak Enny dan mas Joko, mbak Lulu, mbak Ranti, mbak Sari, mbak Pidie, Vincent [VC], Refdi [Ref], mbak Ayu, mbak Emma, mas Elman, keluarga Pak Hamim dan tentu saja aku sendiri. Mas Emil dan Pak Sofyan sedang mengatur kiriman buku [courseware] dan baru akan menyusul di sore hari.

Bis mulai jalan sekitar jam 8 lewat. Mas Elman kebetulan ada masalah dengan bis kuning sehingga datang sedikit terlambat dan terlibat sedikit adegan action kejar-kejaran bis. Kejadian ini sepertinya didokumentasi oleh mbak Sari, nanti aku coba cari screenshotnya :).

Di perjalanan bus, kita dibagikan kotak makanan untuk sarapan. Sepanjang perjalanan, kita ngobrol dan bercanda, mulai dari ada yang mencoba jadi kenek atau pengamen dengan gitarnya, Ref yang kesepian karena mas Emil tidak ikut di bus, sampai masalah tempat duduk di belakang untuk 5 orang yang katanya sempit padahal ditempati 4 orang :P.

Syukurnya jalanan tidak terlalu macet dan berkat supir busnya niat [jalur kiri untuk darurat pun sikat], kita tiba di penginapan Cisarua Indah sekitar jam 10. Tempatnya cukup menarik, ada fasilitas ruang makan, ruang rapat, kolam renang dan cottage-cottagenya, udaranya masih segar dan pemandangannya masih hijau, jalan antar cottage masih naik turun ala puncak. Setiap cottage diatur ditempati 1 keluarga atau 4 orang. Aku kebagian di cottage nomor 6, sama VC, Ref dan mas Emil. Beneran loh, nomor 6 cottagenya :P. Ketika masuk ke dalam dan lihat-lihat kamar, ada 2 kamar. Satu kamar dengan 2 ranjang terpisah dan satu kamar lainnya dengan 1 ranjang besar. Aku dan VC memilih kamar dengan 2 ranjang dengan harapan Ref dan mas Emil bisa lebih enjoy XD. Setelah browsing ruangan dan beres-beres, sesuai jadwal kita masuk ke ruang rapat dan mendiskusikan 'sesuatu'.

Ketika jam makan siang, kita break dan antri menuju ruang makan. Sistemnya makanan berderet, antri dan ambil, seperti pesta perkawinan [lupa istilahnya apa]. Setelah makan sambil ngobrol, kita lanjut rapat diselingin coffee break dan makan sore. Mas Emil dan Pak Sofyan sampai di penginapan dengan kabar baik bahwa bukunya sudah sampai. Setelah itu kita masih lanjut rapat sebentar. Walaupun sebagian hasil rapat masih pending, kita lanjut acara bebas.

FunGambar 1. Fun Time

Setelah bersantai-santai sambil nonton TV di kamar, yang dilakukan sekitar jam 9 di malam hari adalah... berenang sama VC dan Ref. Setelah pemanasan dengan loncat-loncat ga jelas di kamar cottage atau lari-lari seputar meja makan, kita masuk ke kolam renang. D..di...dingin euy >_<. Sudah lama sekali tidak berenang, tapi syukurnya masih bisa dikit-dikit walaupun gaya yang digunakan benar-benar tidak jelas. Kita berenang bolak balik beberapa kali, main-main bebek karet, mencoba perosotan di sisi kolam renang, dan setelah bersin-bersin beberapa kali, kita balik mandi ke kamar cottage. Acara hari ini diakhiri dengan ngobrol bersama di kursi samping kolom renang sambil nyemil jagung bakar dan wedang jahe.

Bangun pagi sekitar jam 6. Setelah mengumpulkan sedikit nyawa, diajak berenang lagi sama VC. Aku dan Ref menyusul, ada Mbak Pidie, mbak Ayu dan mbak Emma juga di sana. Jujurnya aku pertama memperkirakan bahwa pagi-pagi airnya seharusnya hangat [tempat lain biasa begitu], tapi ternyata salah. Di tempat ini katanya airnya mengalir terus [bukan diputar], sehingga karena airnya selalu fresh, tetap dingin walaupun di pagi hari. Setelah VC dan aku berenang sambil menggigil beberapa lama, Ref tetap duduk di kursi samping kolam renang. Dengan niatan yang tidak baik, aku dan VC berencana 'mengajak' Ref turut serta berenang bersama. Sayangnya timing rencananya kurang tepat sehingga terjadi adegan kejar-kejaran singkat di sekitar kolam renang. Pada akhirnya, VC berhasil menangkap Ref, 'melucuti' bajunya dan dorong ke kolam :P. Mbak Sari juga turut berenang, sempat terpeleset masuk ke kolam renang XD.

Narsis abstrakGambar 2. Narsis abstrak ga jelas

Selesai berenang, mandi dan sarapan nasi goreng plus roti, kita ada jadwal photoshoot bersama dengan dress code baju putih dan celana jeans. Rencananya nanti mau dipajang di kantor ;). Lokasi shootingnya di jalan naik turun sekitar cottage. Mulai dari foto ramai-ramai ala foto keluarga, sampai foto-foto dengan gaya aneh seperti pipis bersama. Susah juga kalau bakat narsis, waktu terasa sangat cepat berlalu. Selesai sesi sekitar jam 10, kita beres-beres untuk check out hotel.

Pasukan CCITGambar 3. Pasukan CEP-CCIT


Yay!Gambar 4. Yay!

Target selanjutnya adalah taman Safari. Letaknya tidak terlalu jauh dari penginapan. Ketika ada penjaga tiket yang masuk untuk menghitung berapa orang yang ada di dalam bus kuning, dia bertanya "Ini mahasiswa semua?" dan dengan tanpa rasa berdosa kita jawab ya :P. Salah satu topik yang dibahas sambil menunggu mas Emil yang membeli karcis adalah apa yang dilakukan oleh Ref dan mas Emil semalam, dan juga apa yang mau dilakukan terhadap Ref di bagian singa atau macan nanti ^_^. Setelah itu, bus pun jalan memutar ke rute satwa bebas [tidak dikandang].

Ternyata perjalanannya jauh lebih menarik dari yang diperkirakan. Sepanjang rute, kita bolak balik berdiri lihat kiri kanan melihat hewan-hewan yang terkadang berdiri dekat dengan kaca bus. Ada yang terlihat lucu seperti kuda nil yang bulat, atau yang keren seperti tanduk sejenis rusa yang berbentuk spiral, atau yang mengerikan seperti singa yang berlari-lari sekitar bus. Juga muncul beberapa teori-teori aneh seperti kulit jerapah yang terlihat pecah-pecah ketika sudah besar karena tidak diberi lotion, elang gunung yang tetap berdiri di pohonnya walaupun tidak diikat karena digaji dan tetap komitmen untuk itu, sampai singa atau macan yang sedang tidur-tiduran santai karena sedang hari Minggu atau sedang ganti shift.

Selesai rute tersebut, bus pun parkir di dekat daerah dimana banyak stand untuk pertunjukan, permainan ataupun tempat makan. Kita berjalan menuju tempat makan, Safari Fried Chicken. Di sana, meja dideretkan panjang dan berbelok untuk pasukan CCIT. Selesai makan, ada acara bebas sekitar satu jam sebelum kita harus kumpul lagi di bus. Dalam prakteknya, kita tetap berkelompok dan mencoba beberapa jenis permainan seperti jet coaster atau bom-bom car. Meskipun cukup menyenangkan, rasanya agak kurang puas karena jet coasternya hanya berputar satu kali atau speed bom-bom carnya agak lamban. Kita juga sempat melihat-lihat toko souvenir. Seperti biasa, aku beli boneka lumba-lumba lagi untuk adikku. Sekitar jam 2, kita pun kembali ke tempat parkir bus.

Setelah semuanya kumpul, kita pun turun gunung. Kebanyakan dari kita tidur karena kelelahan. Sekitar 1 jam pertama, jalanan macet total. Tapi setelah itu, jalanan yang tadinya 2 arah dibatasi oleh polisi menjadi 1 arah untuk turun. Perjalanan berubah menjadi cepat. Kita kembali di Engineering Center sekitar jam 5 atau setengah 6.

Semua yang ikutGambar 5. Semua yang ikut

Berakhirlah rapat kerja dan refreshing kali ini. Ini benar-benar refreshing yang terakhir karena besoknya kelas sudah dimulai. Semoga semester depan semua berjalan lancar-lancar saja di CCIT.

Saturday, August 11, 2007

Ke Dufan euy.

Sekarang ini aku sedang bekerja sebagai faculty/pengajar di CEP-CCIT Fakultas Teknik UI Depok. Kemarin aku ambil cuti, karena beberapa mahasiswa [student] berencana jalan-jalan sama-sama ke Dunia Fantasi [Dufan]. Ternyata seru juga setelah sekian lama tidak ke sana. Buat kenang-kenangan, aku masukkan ke blog ini.

Aku sampai di Kantek, Kantin Teknik, sekitar jam 8.30. Beberapa student sudah muncul, ngobrol dan makan-makan. Kebanyakan dari kita bawa tas berisi bekal minum atau makan, karena konon kabarnya barang-barang tersebut harganya mahal banget di Dufan. Lalu setelah semuanya kumpul dan siap, kita berangkat menuju Ancol dengan 1 mobil dan beberapa motor. Total 10 orang termasuk aku sendiri. Kalau diabsen, yang naik motor: Iqbal & Rio, Rosian & Adi, Soebarkah & Wendri. Lalu yang di mobil ada Nindhie, Deswitha dan Karina, plus aku sebagai supir [siapa kenek? :P]. Jalan ternyata agak macet, mobilnya sampai sekitar jam 11-an kurang di Ancol. Janjian ketemunya di gerbang utama. Tapi sempat nyasar waktu cari gerbang utamanya, soalnya kita masuk dari gerbang samping [timur kalau tidak salah].

Setelah kumpul semua dan beres-beres, kita sempat jalan-jalan sebentar. Loket tiket Dufan buka jam setengah 2, jadi rencananya kita beli tiket setelah sholat Jumat. Sementara menunggu beberapa orang sholat Jumat, kita cari cemilan, dan akhirnya makan A&W di tepi pantai. Suasananya asyik. Duduk di tepi pantai sambil nyemil dan ngobrol-ngobrol. Anginnya ok plus pemandangannya bagus. Lalu sekitar jam 1-an, sebelum kita benar-benar keasyikan sampai ketiduran, kita jalan balik ke tempat beli tiket.

Di sana kita kumpul semua lagi. Tempat jual tiketnya dibuka dan langsung diserbu massa ramai banget. Jujur sudah lama sekali tidak ke Dufan. Agak kaget juga melihat tempat jual tiketnya yang dulu seperti box kayu tempat bayar parkir mobil, sekarang sudah seperti tempat beli tiket bioskop yang dengan kaca dan mikrofon itu. Dulu masih ada tipe-tipe karcis yang terusan itu, tapi sekarang sudah tidak ada. Setelah kumpulkan uang, antri [aku dan Adi jadi calo] dan dapat tiket, kita masuk ke Dufan.

Wahana pertama yang kita datangi adalah... Toilet :P. Setelah puas, baru kita cari wahana lain. Setelah ngobrol bentar, diputuskan pertama kita naik Halilintar.

Halilintar
Gambar 1. Halilintar

Antrinya sempat macet karena Halilintar-nya masih dalam tes awal, keretanya diputar beberapa kali dulu sebelum penumpang pertama naik. Pas naik, aku duduk di sebelah Iqbal. Jujur awalnya tidak rencana teriak. Tapi karena kebanyakan penumpang lain teriak dan situasinya mendukung, aku ikutan teriak-teriak [masih tidak mau ngaku]. Tapi jujurnya, teriak-teriak asyik juga. Soalnya biasa di kantor kan musti formal, jaga image, etc, sedangkan di sini asyik-asyik aja.

Wendri menganjurkan kalau kita musti coba naik Kicir-kicir dan Tornado karena lebih seru lagi katanya. Kicir-kicir, yang modelnya seperti cakar/tangan robot, diputar-putar. Seingat aku wahana ini belum ada ketika terakhir kali aku ke sini. Pertama-kali melihat, aku bengong ternganga melihat kursi yang diputar-putar dengan kemiringan 90 derajat, ditambah lagi kursi yang menempel pada sumbu-sumbunya juga bebas terputar-putar. Adi dan Deswitha memutuskan tidak ikut serta karena terlihat mengerikan. Iqbal membawa handycam, jadi Adi memegang handycam dan merekam waktu kita bermain.

Kicir-kicir
Gambar 2. Kicir-kicir

Setelah menitipkan tas, kita antri. Ngerinya, ketika kita antri, mendadak ada suara sesuatu di dekat kita, terjatuh dari atas. Ternyata ada jepitan rambut yang terpental akibat putaran wahana tersebut di atas. Tambah ngeri beneran -_-. Ketika kita naik, aku masih pakai kacamata karena memang kacamataku menjepit cukup kencang, jadi aku cuek-cuek saja. Tapi ternyata selagi seru diputar-putar di atas sambil teriak-teriak, terasa kacamata mulai ngambang. Celaka. Di akhir wahana, kacamatanya aku pegang di tangan. Pelajaran barusan, tidak semua wahana perlu pengelihatan yang jelas. Mendingan melihat tidak jelas sedikit waktu naik wahana, dibandingkan melihat jelas setengah wahana dan tidak jelas sampai akhir hari :P. Secara umum, Kicir-kicir ini seru dan fun, tapi sebaiknya jangan setelah makan.

Wahana yang paling baru di Dufan adalah Tornado. Kita menuju ke sana selanjutnya. Sama ketika melihat kicir-kicir pertama kali, aku juga bengong serupa melihat yang ini. Kalau dibayangkan sekilas, kita duduk di sederet kursi, kemudian seperti jemuran dibilas dengan semprotan air sambil diputar-putar vertikal sampai 900 derajat putaran lebih supaya kotoran hilang. Coba lihat video di YouTube tentang Tornado ini: video 1 dan video 2.

Tornado
Gambar 3. Tornado

Iqbal sempat mengukur lamanya, ternyata 1 sesi menghabiskan waktu sekitar 3 menit lebih. Untuk yang ini, Iqbal, Rio dan Rosian memilih tidak ikut dan merekam dari bawah. Dari pengalaman sebelumnya, aku menitipkan kacamata dalam tas kepada mereka. Setelah antri panjang dan naik, ternyata memang seru. Walaupun pas giliran kita airnya sedang habis [tidak ada semprotan air], tapi rasanya tetap asyik. Jujurnya sih, yang sebelumnya, Kicir-kicir, terasa lebih diputar-putar daripada yang ini. Tapi yang ini terasa lebih fun.

Selesai diputar-putar, akhirnya kita makan juga. Dibahas sedikit, diputuskan kita makan di McD. Ramai sekali, sampai kita susah cari tempat duduk. Tidak terbayang jika kita datang ketika hari libur [pasti lebih ramai lagi]. Perut kenyang, kita siap putar-putar lagi.

Setelah mampir ke Musholla untuk sholat, kita lanjut naik Bom-bom car. Sebelum mulai, kita bercanda mengenai siapa yang diincar :P. Asyik dan entah mengapa, 3 menit itu terasa cepat sekali waktu bermain.

Kemudian kita masuk ke Arung Jeram, sejenis perahu berbentuk lingkaran melalui sungai yang deras. Benar-benar malang, entah kenapa kita tersiram cukup banyak. Aku sendiri merata basah seluruh celana, baju sih aman karena pakai jaket kedap air. Lucunya ketika naik itu, kita repot mengangkat tas agar tidak basah XD. Tanggung basah sekalian, lanjut Niagara yang kebetulan agak sepi. Kalau waktu Arung Jeram bagian bawah yang basah, sekarang naik Niagara, bagian atas yang basah akibat luncuran terakhir menuju air [masuk ke mulut pula karena teriak :P]. Sekitar wahana ini, aku merasa suara aku sudah habis / serak-serak karena teriak-teriak dari tadi.

Bingung mau naik apa, kita tertarik mencoba Alap-alap [sejenis jet coaster] yang kabarnya Roy [student lain] naiki 19 putaran. Seingat aku biasanya diputar sekitar 3 putaran, tapi karena sudah malam dan agak sepi, kita diputar 5/6 putaran. Walaupun tidak seekstrim Halilintar, ternyata ada sekitar dua belokan yang cukup parah, dan akhirnya jadi teriak-teriak juga biar seru.

Karena sudah hampir jam setengah 8 dan Dufan tutup jam 8, terakhir kita naik Bianglala untuk lihat-lihat pemandangan. Baru tahu juga bahwa Iqbal dan Rosian ada sedikit phobia ketinggian. Walaupun begitu, sambil kita ngobrol, Iqbal merekam pemandangan yang terlihat dari atas, lampu-lampu wahana lain di Dufan, juga pemandangan kota sekitar. Nanti kalau dapat gambarnya aku edit post ini.

Setelah selesai, Dufan sudah mau tutup. Kita mengunjungi wahana terakhir yang sama dengan pertama tadi, yaitu Toilet. Sambil menunggu, kita melihat-lihat hasil rekaman handycam tadi. Nanti aku akan minta copy video yang direkam Iqbal itu untuk kenang-kenangan.

Ketika menuju tempat parkir, ada beberapa penjual bando bertanduk merah menyala yang pernah dipakai Nindhie/Karina dulu di kelas. Setelah konsultasi harga, akhirnya dibeli juga. Rencananya sih buat adikku, walaupun sempat terbayang juga apa jadinya kalau aku masuk kelas pakai itu :P. Kita juga sempat diajak Deswitha mampir ke toko merchandise buat oleh-oleh, sekalian beli boneka lumba-lumba buat tambahin koleksi adikku.

Selesailah kunjungan ke Dufan kali ini. Ternyata walaupun suara habis teriak-teriak dan capek, seru dan asyik pergi ramai-ramai seperti ini. Thank you banget buat semua yang ikut main-main dan sampai ketemu lagi semester depan.