Tuesday, April 22, 2008

I'm still alive...

Wii, sudah lama tidak post, jadi laporan singkat aja. Bulan Maret April ini banyak kejadian, sekaligus sibuk banget. Berikut beberapa hal yang kuingat sementara ini.

Kehidupan kuliah MIK, sedang musim presentasi dan ujian. Mulai ujian Machine Learning dan juga 3 presentasi projeknya. Syukurnya ujian dan 2 presentasi sudah berlalu dan cukup lancar, semoga yang ketiga minggu depan juga lancar-lancar saja. Minggu lalu juga ujian Computational Logic, dimana aku hanya dapat mengerjakan sekitar 2/3 dari seluruh soal midtest. Semoga ibunya berbaik hati dan tidak menggunakan distribusi mutlak dalam penilaian :).

Sementara itu, keadaan di kantor juga cukup seru. Baru saja lewat presentasi ISAS [Information Search and Analysis Skill] mahasiswa, dimana sekarang para faculty sedang dikejar-kejar mbak Pidie untuk menyetor nilai XD. Juga sedang berlangsung training DepHanKam, dengan tujuan melatih para tentara untuk pengetahuan IT. Para faculty membuat modulnya sekitar bulan Maret lalu, sedangkan pelatihannya dimulai sekitar bulan April awal sampai Juni nanti. Aku sendiri mendapat 4 kali giliran mengajar, yaitu mengenai anti virus, jaringan dasar 2 kali, dan terakhir menjaga ujian. Entah kenapa yang terbayang akan serius semua wajah pesertanya, tapi kita lihat saja nanti tanggal 28 April di training pertamaku :).

Di rumah, kehidupan berlangsung cukup normal. Sempat ingin main Playstation 2 lagi, tetapi ditunda dulu sementara karena masih sibuk-sibuknya. Sama komputerku koq akhir-akhir ini suka aneh ya, dimana tampilannya kadang suka menghilang sebagian. Sudah lama sekali tidak diinstall ulang mungkin, tapi sementara kita lihat dulu beberapa lama lagi. Sempat tertarik menginstall Windows Vista karena komputerku memang support, tapi aku takutnya tidak compatible dengan beberapa program yang aku gunakan. Kalau memang nanti akan diinstall ulang, mungkin aku akan mencoba menginstall Vista setelah membackup semua data.

Hubungan dengan Susan lancar-lancar saja. Selalu aku ingat yang biasa si Mama bilang, "Kalau sedang makan, sendok dan garpu pasti sesekali beradu. Tetapi kalau tidak bersama, tidak bisa lanjut makan". Everything was and will work out fine. ^_^

Intinya, aku masih hidup dan beredar di sekitar Cibubur Depok Jakarta. Masih banyak yang harus dikerjakan, tetapi seseorang sempat mengatakan kalau rasa takut harus dihadapi, kalau tidak kita tidak akan pernah tahu hasilnya ;). Jadi ya kita jalani saja sebaik mungkin dan berdoa supaya hasilnya ocre nanti. Yeah!

Wednesday, February 6, 2008

Special month for me.

Tahun baru, Januari lagi, lalu sekarang Februari. Bulan Januari lalu adalah bulan yang sangat baik buat aku. Minimal ada 3 special event yang terjadi. Berikut laporan singkatnya... :)
  1. Di awal bulan Januari, walaupun sempat tanggal keluarnya bergeser beberapa kali, nilai kuliahku di Magister Ilmu Komputer akhirnya keluar juga. Sementara IP kumulatif dari keempat mata kuliah yang aku ambil di semester 1 lalu masih cukup sehat nilainya. Semoga tetap bisa dipertahankan sampai akhir kuliah nanti.

  2. Event kedua. Di sekitar tengah bulan ada special event dengan Susan, teman sekolahku sejak [TK?] SD, SMP dan SMU Karunia, tetapi baru benar-benar jadi teman dekat sekitar SMP 3. Seperti kata pepatah "A picture is worth a thousand words"...

    Me and Susan Gambar 1. Me and Susan

    Mohon doanya agar progressnya lancar-lancar saja. ^_^

  3. Dan event terakhir di akhir bulan, keluargaku pindahan rumah, yang letaknya beberapa kilometer dari rumahku yang sekarang. Jaraknya ke Jakarta ataupun Depok sebenarnya menjadi semakin jauh, tetapi lingkungannya enak dan design ruang rumahnya cukup menarik [my mom's].

    Dari pintu masuk Gambar 2. View pintu masuk
Itulah event-event yang terjadi di bulan Januari lalu. Semoga bulan-bulan selanjutnya bahkan lebih fun lagi. ^_^

Thursday, December 20, 2007

Pernikahan 'Om' Harun.

Minggu-minggu di tengah bulan Desember adalah minggu yang mengerikan, karena musim UAS [Ujian Amat Serius] di Fasilkom UI. Serunya, ada acara yang menarik di tengah-tengah hari ujian, Harun, teman baikku dari SD sampai SMU di Karunia dulu, menikah. Dia sudah menanyakan hal ini sejak jauh-jauh hari, jadi kalau ujian hasilnya tidak memuaskan, yang salah adalah aku karena tidak mengatur waktu dengan baik :).

Acara pernikahannya diadakan hari Minggu tanggal 16 Desember, aku dan Cokro, teman SMU Karunia juga, menjadi bestman-nya. Agar tidak terlambat, aku menginap di rumah Harun malam hari sebelumnya. Aku sempat menelpon sebelumnya dan terjadi dialog seperti ini:

F: "Apa saja yang perlu gw bawa?"
H: "Kemeja putih, jas lengkap, dasi nanti disiapkan, kaus kaki merah"
F: "Hah? Merah? Gw ga punya"
H: "Iya, jadi nanti U pake itu, masuk ruangan, trus U sebar bunga kiri kanan"
F: "... Oh gitu... Duh, baju balet lupa lagi gw taro mana"
H: "Oh iya, gw lupa siapin baju balet buat Cokro... Halah, kaus kaki hitam aja lah. Tadi Cokro juga nanya hal yang sama. Sebenarnya yang married siapa sih, koq U orang yang sibuk nyari baju" [sambil tertawa-tawa]

Jujur kelihatannya Harun sangat lelah mengurus segala sesuatunya untuk pernikahan besok. Sebisa mungkin disupport dukungan moral.

Pagi hari di hari H, pasukan wedding organizer [WO] datang untuk mengatur jadwal dan merekam adegan. Cokro juga sudah datang. Setelah berpakaian lengkap, kita berangkat menjemput calon istrinya, ke rumah Novi. Adegan rekamannya ketika ingin berangkat dilakukan sambil bercanda-canda, dimulai dari bestman berderet, bersalam-salaman dan sempat bilang "Lapor, semua aman Pak", lalu menemani dia ke mobil, membukakan pintu, sambil bergaya keren dulu di jendela dan kemudian melambai-lambai tangan. Fun XD.

Sampai di rumah Novi, aku dan Cokro menunggu Harun menjemput Novi, kemudian kembali lagi ke rumah Harun, dan berangkat ke hotel Ritz-Carlton di Mega Kuningan. Setiap acara keberangkatan serupa dengan acara keberangkatan sebelumnya, diiringi dengan lambaian tangan keluarga. Novi dengan baju pengantinnya terlihat anggun. Bridesmaidnya, Yuwana dan Yuliana, terlihat cantik dan sepertinya cukup narsis juga XD. Walaupun ketika mendengar Novi mulai didandani mulai dari jam 2 pagi, rasanya mengerikan juga. Ada sedikit rasa syukur kalau kami cowok :P.

Di hotel siang hari, acaranya adalah upacara minum teh, dilanjutkan pemberkatan di Gereja. Satu bagian yang sangat menyentuh buatku, ketika Harun dan Novi mengucapkan terima kasih ke orang tuanya. Benar-benar tidak terbayang bagaimana perasaan mereka saat itu... Pemberkatan diakhiri dengan foto bersama dan pengucapan selamat.

Pengantin dan 'pengawalnya'Gambar 1. Pengantin dan 'pengawalnya'

Berikutnya adalah foto-foto di sekitar hotel. Bestman dan bridesmaid turut serta sesekali. Sempat bercanda "Anggap saja kami tidak ada" untuk beberapa pose yang 'menarik' XD.

Istirahat dahulu sekitar 2 jam di kamar yang disewa. Kamarnya keren sekali. Maklum, biasa tinggal di rumah normal, jadi sedikit norak :P. Sempat iseng mencoba-coba bermacam hal yang ada di kamar, dimulai dari melihat-lihat jacuzzi dengan TV LCD di depannya, lampu ruangan yang bisa diatur tingkat keterangannya, sampai dudukan toilet penuh tombol di sampingnya sehingga apapun bisa dilakukan dengan menekan tombol. Sempat bercanda "Toilet model gini, bisa betah gw boker tiap hari" XD.

Lalu sampailah di acara resepsi pernikahan di malam hari jam 7. Sebelum acaranya dimulai, aku merasa tidak tenang mengingat jumlah undangan sekitar 1800 orang. Sempat bercanda dengan Cokro, "Jadi nanti pas masuk U jalan sampai titik ini, trus hadap samping, gaya front double biceps ala Ade Rai" :P. Syukurlah ketika acara sebenarnya semua berjalan lancar.

Sedikit flashback, ketika Harun menelponku untuk menanyakan apakah aku bisa menjadi bestman, aku sempat bertanya, "Bestman itu kan yang bawa-bawa pedang ngikutin U ke mana-mana, kan?". Dia balas, "Ngaco U. Wah, kayanya gw musti mikir-mikir lagi deh" sambil bercanda. Nah, ketika acara potong kue, salah seorang WO bertanya siapa bestman yang ingin menyerahkan pedang samurai untuk potong kue, aku langsung mengajukan diri. Dan ketika acara potong kue dilakukan, sepertinya Harun sempat kaget melihat pedang itu dan kita tertawa-tawa saja mengingat hal tersebut.

Masalahnya, setelah potong kue, ada acara first dance. Harun dan Novi berdansa, tetapi karena yang lain pada awalnya tidak turut berdansa, bestman dan bridesmaid juga diminta berdansa. Gawat... Beneran aku tidak bisa dansa. Sorry banget buat Yuliana kalau kita cuma berputar-putar tidak jelas atau terinjak roknya -_-. Vina, adikku, sempat berkomentar di akhir acara, "Ketahuan tidak bisa dansa". *Zleb*, nancep >_>.

Lanjutan acaranya adalah ngobrol dengan tamu yang lain. Aku mengelompok dengan anak-anak dari sekolah Karunia sambil membantu tim dokumentasi mencari komentar dari teman-teman Harun. Seingatku yang muncul kemarin itu Cokro [sudah pasti], Susan, Handoko, Hindra, Anton Rusli, Anton Herman, Yulius, Loren, Melinda, Marco, dan Daisy. Serasa reuni kecil-kecilan ketika berbicara lagi dengan mereka.

Me, Loren, Melinda, Susan dan CokroGambar 2. Me, Loren, Melinda, Susan dan Cokro

Di akhir acara, sambil mengucapkan selamat sekali lagi sebelum pulang, aku 'menodong' Harun untuk mengirimkan foto-foto acara pernikahannya nanti. Nanti kalau dapat foto-fotonya, post ini aku update. Walaupun terasa melelahkan, tetapi acaranya cukup seru dan menambah pengalaman. Run, thank you banget buat mengajak aku mengikuti acara ini. Selamat sekali lagi untukmu dan Novi. Selamat menempuh hidup baru dan semoga berbahagia.

Sunday, December 9, 2007

Wisuda CCIT-FTUI.

Tanggal 1 Desember lalu, satu angkatan CEP-CCIT [CCIT] diwisuda. Acaranya di ruang K301 Fakultas Teknik UI, dihadiri wakil Dekan Teknik, semua staf CCIT dan juga wisudawan dan orang tuanya. Mulai acaranya sekitar jam 8, selesainya sekitar jam 12an.

Oh ya, hari itu staf CCIT mulai memakai seragam biru, yang nantinya akan dipakai mingguan di hari-hari kantor biasa. Bajunya ok ok saja, tetapi ada logo Makara [lambang UI] di atas saku baju, jadi ketahuan pegawai UI :P. Tapi secara umum, terlihat rapih karena semuanya berpakaian sama. Semuanya duduk berderet di sebelah kanan depan ruangan.

Sample seragam baruGambar 1. Sample seragam baru

Acara dimulai dengan pidato pembukaan oleh Ibu Bondan, direktur CCIT dan wakil Dekan Teknik. Diikuti dengan selingan acara tarian dari sanggar tari X [lupa namanya :P], ucapan terima kasih untuk pengajar, dan nyanyian dan permainan keyboard dari student CCIT, Marina dan Prima. Suaranya bagus-bagus.

Setelah itu barulah acara utamanya, yaitu pembagian ijazah kelulusan dimana setiap student dipanggil namanya satu per satu, diiringi paduan suara lagu "Gaudeamus Igitur". Tergantung dari tepuk tangan yang didapat ketika mahasiswa dipanggil namanya, dapat dianalisa siapa biang-biang di kelasnya masing-masing :P. Banyak gaya yang aneh aneh ketika mereka maju ke depan, mulai dari yang menggerakkan kedua tangannya ke atas mengajak teman-temannya untuk tepuk tangan, sampai ada yang memegang kamera merekam dirinya yang sedang berjalan ke depan sampai di panggung wisuda. Selamat buat Dwitya yang menjadi lulusan terbaik di angkatannya, dan good luck semuanya buat kelanjutan studinya.

Dwitya, lulusan terbaikGambar 2. Dwitya, lulusan terbaik

Acara setelah itu adalah makan siang dan foto-foto bersama. Dari suasana acara foto bersama, terlihat bahwa banyak mahasiswa yang narsis, juga facultynya :P. Berikut beberapa foto hasilnya.

Semua wisudawanGambar 3. Semua wisudawan


Bersama beberapa student kelaskuGambar 4. Bersama beberapa student kelasku


Mulai gaya-gaya anehGambar 5. Mulai gaya-gaya aneh

Selamat dan thank you buat Mbak Pidie, Pak Riza dan tim panitia student yang merencanakan dan me-manage acara wisuda ini. Sukses acaranya.

Saturday, November 17, 2007

Bulan-bulan yang mengerikan, sekaligus menyenangkan.

Setelah sekian lama, bisa tambah entry juga di blog ini. Aku belum share sebelumnya, kalau aku diterima masuk di Magister Ilmu Komputer UI [MIK] semester ganjil tahun ini. Jadi sekarang jadwal setiap harinya adalah kuliah sekaligus mengajar sebagai faculty di CEP-CCIT [CCIT]. Untungnya, jadwal MIK selalu berkisar di pagi hari sampai sore hari, plus mata kuliah yang kebetulan aku tertarik, jadwalnya tidak berpotongan dengan jam mengajar di CCIT. Keduanya menarik karena masing-masing mengandung hal yang baru untuk aku.

CCIT mulai menggunakan kurikulum baru semester ini, sehingga aku mulai mempelajari materi yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Aku menghandle 3 kelas quarter 5 dan 1 kelas baru quarter 1 [satu semester terdiri dari 2 quarter]. Awal quarter 1 banyak mempelajari office application, jadi secara umum mudah dipelajari. Ternyata banyak juga perintah di office yang tidak diketahui sebelumnya dan menjadi jauh lebih mengerti setelah membaca modulnya. Quarter 5 sedikit sulit materinya. Materi Linux di awal sudah pernah dipelajari sebelumnya. Tetapi materi Business Process dan SDLC berikutnya agak melelahkan karena full teori. Bayangkan menjelaskan 30 halaman yang sama setiap harinya ke 3 kelas yang berbeda. Sempat terlintas ide untuk direkam dan disebar kepada mahasiswa :P.

Di MIK, mata kuliah yang diambil secara umum tidak bermasalah dan progressnya baik. Terasa sedikit perbedaan dibandingkan waktu S1 dulu, dimana dulu aku termasuk mahasiswa yang santai-santai saja, tapi sekarang mencoba lebih serius. Pergaulannya menyenangkan, karena semua teman memiliki keseriusan belajar yang serupa. Beberapa mata pelajaran sering memiliki tugas, jadi aku cukup sering mampir ke lab karena situasinya terasa pas untuk belajar. Seringkali beberapa dialog harian biasa dihubungkan dengan mata-mata kuliah yang diambil, menjadi lelucon sehari-hari. Misalnya, apabila kita menemui sesuatu yang jawabannya tidak pasti, biasanya dijawab "Kan, Fuzzy. Jadi tidak pasti" [ref: Soft Computing, Fuzzy Logic]; atau ketika teman berkata bahwa tidak masuk karena meriang/demam, ditanya "Meriang itu kata dasarnya riang?" [ref: Text Processing, stemming] XD.

Akhir bulan Oktober kemarin sampai pertengahan bulan November ini agak hectic untuk CCIT dan MIK. Quarter 5 CCIT mulai masuk ke materi Business Process, dilanjutkan dengan ujian projek mahasiswa di sekitar minggu pertama November. Projek di CCIT adalah sekelompok mahasiswa membuat suatu program menggunakan programming language yang mereka pelajari quarter tersebut, yang nantinya dibuat makalahnya dan dipresentasikan di depan faculty penguji [bayangkan ujian skripsi, tapi scopenya lebih kecil]. Sebelum tanggal presentasi, mahasiswa akan banyak bertanya tentang coding projek agar bisa berjalan sempurna ketika dipresentasikan. Terkadang aku merasa bersalah ketika harus pergi kuliah MIK sehingga waktu mereka bertanya menjadi lebih sedikit. Tapi syukurnya teman-teman faculty tidak terlalu ganas dan hasil projeknya dikabarkan tidak ada yang terlalu 'bermasalah' :P.

MIK sendiri mulai sedikit mengerikan karena 2 bulan ini adalah jadwal ujian tengah semester. Kalau hari-hari biasa waktu habis untuk kuliah dan mengajar, weekend habis untuk mengerjakan tugas dan belajar ujian. Dari 4 mata kuliah yang diambil, 3 memiliki ujian tengah semester dan 1 mengambil presentasi untuk nilai tengah semester. Syukurnya semuanya sudah berlalu. Diantara 4 mata kuliah tersebut, 3 diantaranya mungkin dapat diperkirakan nilai tengah semesternya. Semoga nilai perkiraan ini tetap stabil sampai akhir semester :).

Tambahan kejadian serunya, pada akhir bulan Oktober lalu aku ulang tahun. Dua kelas CCIT, kelas J dan U, mengadakan kejutan ulang tahun ketika aku masuk di kelas. Aku benar-benar kaget ketika 2 kali pintu dibuka dan mahasiswa masuk membawa kue. Salah satu mahasiswa, Arif, sempat bercanda "Jangan nangis, Kak" dan dijawab "Ngga, banyak asap" ;). Juga ada ucapan selamat yang ditandatangani beramai-ramai, di bagian atasnya ditempelkan foto aku yang diedit/ditambahkan tanduk di kepala [foto profile di blog ini]. Aku tahu siapa yang harus digigit karena mengambil dan mengedit foto tersebut :P. Thank you banget buat merayakannya, nanti "itu"-nya akan dipakai waktu mengajar. Semoga kedepannya aku bisa mengajar dengan lebih baik supaya mereka juga merasa enjoy diajar aku.

Itulah kurang lebih yang terjadi sebulan terakhir ini. Masih ada tugas MIK menumpuk dan projek CCIT berikutnya, tapi kita jalani saja sebaik-baiknya supaya tidak ada penyesalan karena tidak mencoba semaksimal mungkin. Yeah!